Category Archives: Teknologi

Blue Techno Festival 2014

Ajang pameran dan kompetisi yang yang digelar di Universitas Telkom, Bandung ini dihadiri oleh beberapa universitas sepulau Jawa. Belum lama ini, (8/11), program studi Teknik Elektro yang berada di bawah naungan Fakultas Teknik Elektro Universitas Telkom, Bandung, sukses meng gelar BlueTechno Festival 2014, sebuah ajang yang menampilkan hasil kreasi dan inovasi para mahasiswa jurusan Teknik Elektro. Ide Blue Techno Festival sendiri muncul karena keprihatinan akan banyaknya hasil karya atau inovasi dalam bentuk tugas akhir (skripsi), tugas besar, riset grup dan kegiatan laboratorium mahasiswa yang hanya tersimpan rapi, tak pernah dipublikasikan.

Baca juga : harga iphone

Padahal hasil karya atau inovasi ini bisa jadi sangat bermanfaat untuk kemajuan masyarakat luas. Dalam BlueTechno Festival 2014 ini tercatat tiga Universitas yang turut serta meramaikan acara ini dengan mengikuti kompetisi inovasi. Tiap universitas boleh mengirimkan beberapa tim. ITS, Unibraw, ITB, termasuk Universitas Telkom mengirimkan wakil-wakilnya untuk menampilkan inovasi mereka. Dalam kompetisi inovasi hardware tim dari ITS berhasil meraih juara I, diikuti oleh Poltek Telkom, sebagai juara kedua, dan tim dari ITS lainnnya sebagai juara ketiga.

Tak hanya kompetisi hardware dan software saja, kompetisi poster yang diikuti oleh para mahasiswa Universitas Telkom pun terlihat ramai dan mendapat tanggapan positif dari para mahasiswa. Berkaitan dengan teknologi robot, Komunitas Robot Indonesia yang diwakili oleh Adiatmo Rahardi turut memberikan dukungan dalam acara ini. Hal ini dibuktikan dengan turut sertanya para anggota Komunitas Robot Indonesia dalam memamerkan robot-robot buatan mereka.

“pengunjung yang menghadiri acara Blue Techno Festival pada waktu kemarin juga sangat ramai. Terlebih saat pameran. Tidak lama setelah talkshow berakhir dan pameran dibuka ternyata sudah banyak yg antri di luar untuk masuk melihat pameran. Begitu juga saat talkshow. Pendatang talkshow hampir setengah dari target,” ujar Rebecca Chittra Widyaparamitha, ketua panitia acara. Acara yang digelar mulai pukul 9 pagi akhirnya berakhir 9 malam. Semoga inovasi tidak berhenti sampai di sini.

Kustomisasi Start Screen WP 8.1

Mirip dengan Android, tampilan Start Screen di Windows Phone 8.1 (Developer Preview) bisa lebih fleksibel untuk dimodifkasi. Meski jumlahnya belum sebanyak dan belum sedinamis Android, hadirnya aplikasi pendukung untuk mengkustomisasi tampilan, bisa memberikan keleluasaan yang lebih kepada pengguna dibanding menggunakan tampilan bawaan Windows Phone yang memang masih terlihat kaku.

Baca juga : Net89

Dengan makin berkembangnya pengguna WP, makin banyak pula pengembang yang menghasilkan aplikasi pendukung bagi WP. Jika Anda ingin mendapatkan tampilan Start Screen yang berbeda, bisa memilih salah satu aplikasi menarik. Meski belum sedinamis Android, aplikasi pengubah tampilan ini cukup powerful saat digunakan.

Start Screen Customizer

Jika pilihan warna dasar yang biasa digunakan pada tile terlalu biasa, maka Anda bisa coba aplikasi berukuran 1,8 MB bikinan pengembang RockButton ini. Pada tampilan pertama, Anda diberikan pilihan 4 mode yang bisa dijadikan sebagai latar. Mode Solid Colour merupakan pilihan warna dasar yang biasa digunakan WP secara default.

Untuk warna dasar yang lebih menarik, Anda bisa menggunakan pilihan Gradient dimana tampilan warna yang ada lebih dinamis. Yang menarik, jika Anda memiliki gambar, bisa menambahkan efek blur padanya dan menggunakannya sebagai latar guna menciptakan tampilan latar yang berbeda.

Battery Alive

Ingin menampilkan informasi masa pakai baterai menjadi lebih dinamis dan menarik? Anda bisa mencoba Battery Alive. Aplikasi ini akan menampilkan persentase baterai yang digunakan. Setelah Anda melakukan konfgurasi awal, aplikasi ini akan tampil pada halaman Start Screen berupa tile yang menginformasikan penggunaannya.

Tile ini juga bisa menjadi tautan cepat saat Anda ingin melakukan pengecekan atau pengaturan lainnya yang berhubungan dengan baterai. Karena keterbatasan sistem, informasi baterai yang ditampilkan hanya diperbarui setiap 20 menit. Aplikasi ini hanya bisa digunakan pada sistem Windows Phone 8.1 versi fnal atau Developer Preview saja.

PolyScreen

Aplikasi ini akan membuat tampilan Start Screen menjadi sedikit berbeda. Anda bisa merancang tampilan warna-warna berbentuk polygon yang bisa dikustomasi melalui konfgurasi yang ada. Anda akan menjumpai pilihan dalam mengatur kombinasi warna, ukuran, serta berbagai efek lainnya dalam mengkombinasikan warna-warna dasar.

Intel Siap Serbu Smartphone Bagian 2

Time to Market Untuk menunjukkan komitmennya itu Intel Indonesia tempo hari menyelenggarakan Intel Mobility Roadshow seri kedua untuk menampilkan pengembangan portofolio prosesor Intel Atom untuk perangkat mobile. Pada acara ini, Intel menampilkan prosesor Intel Atom Z3480 terbaru, dengan codename Merrifeld, yang menawarkan kombinasi ideal dari kinerja cepat dan cerdas baterai yang tahan lama untuk tablet dan smartphone Android. SoC 64-bit diklaim menghasilkan performa komputer terbaik di kelasnya untuk segmen mainstream dan performance.

Malah pada bulan Februari tahun ini, Intel juga telah memasarkan prosesor berarsitektur 64-bit, yang sanggup mendukung beberapa sistem operasi, dan mampu mendukung Android 64-bit sebagai antisipasi saat perangkat seperti itu tersedia di pasar kelak. Semua perangkat mobile bertenaga Intel diklaim menawarkan pengalaman Windows dan Android yang luar biasa, kinerja hebat dengan baterai yang tahan lama serta tampilan grafs yang tajam dan daya tanggap yang lebih baik. Tahun ini Intel fokus kepada “cost reduction” dan “time to market”, mereka ingin memangkas harga sekaligus lebih cepat menjualnya ke pasar.

Para insinyur di intel sedang didorong untuk menghasilkan desain yang memenuhi dua fokus tersebut. Sudah sekitar 90 desain tablet yang menggunakan prosesor Intel, termasuk beberapa tablet lokal yang akan segera masuk pasar tahun ini juga. Sayangnya, Intel belum bersedia menyebutkan vendor mana saja yang akan segera menggelontor tablet Intel tersebut. Kalau vendor global sih kita tahu bahwa Intel sudah menggandeng Asus, Dell, Lenovo, dan Samsung untuk smartphone dan tablet yang mereka keluarkan. Kehadiran Intel pada merek lokal tersebut akan sangat strategis artinya untuk implementasi aspek pengurangan biaya dan kecepatan masuk pasar tersebut.

Intel Siap Serbu Smartphone

Sekarang ini pembicaraan soal smartphone dan tablet sudah mirip- mirip pembicaraan soal komputer dan laptop beberapa tahun lalu. Ya, selain masyarakat fasih membicarakan sistem operasi dan versi dari perangkat mobile yang mereka miliki, kini mereka juga sering menyebut-nyebut prosesor yang digunakan. Dual-core, quadcore, bahkan penta-core pun sudah masuk kosa kata sehari-hari. Jika kita simak peranti mobile yang beredar di pasar saat ini maka kita akan mendapati bahwa Qualcomm dengan jajaran Snapdragon-nya adalah penyuplai chip prosesor terbanyak.

Baca juga : Net89

Baru-baru ini, seiring dengan makin ketatnya persaingan untuk memangkas harga, chip bikinan MTK mulai merangsek pasar, terutama pada kelas low-end. Selain itu Samsung dan Apple juga terhitung sebagai pabrikan prosesor besar karena digunakan dalam produk-produk mereka yang laris. Intel yang digdaya dalam prosesor komputer juga sudah mulai terdengar dalam beberapa produk, namun masih kalah ramai dibanding dua pesaing tersebut. Tapi awas, mereka mulai pasang kuda-kuda untuk melesat tahun ini.

Apa yang akan mereka lakukan? Prospek Cerah Tahun 2014 ini kebutuhan akan tablet di Asia Pasifk dan Jepang akan meningkat sebesar 32 persen. Dari pertumbuhan yang 32 persen itu, negara seperti Indonesia, Jepang, dan Australia “bertanggung jawab” terhadap 59 persen pertumbuhan. Padahal ya, Asia Pasifk dan Jepang itu merupakan 15 persen dari pasar tablet dunia. Ini di luar China lho. Diperkirakan nanti pada tahun 2017, pangsanya akan meningkat menjadi 20 persen. Ini membuat wilayah ini akan menjadi wilayah dengan pertumbuhan permintaan tablet terbesar di dunia. Sedang Indonesia sendiri menanggung 13 persen dari peningkatan 32 persen itu.

Menurut Harry K Nugraha, Channel Business Director, Intel Indonesia, di Indonesia terdapat 74 juta orang yang termasuk dalam kelas menengah yang merupakan pasar potensial. Sejumlah 45 juta sendiri merupakan kelas yang berperilaku konsumtif. Melihat prospek cerah tersebut, Intel tak tinggal diam. Tahun 2014 ini tampaknya mereka menyiapkan diri untuk menjadi salah satu chip prosesor yang menguasai pasar, terutama tablet.

“Mobilitas khususnya tablet adalah bagian penting dari strategi pertumbuhan masa depan kami dan kami melakukan investasi yang diperlukan dalam perkembangan kami. Kami berharap untuk memiliki kinerja terkemuka di industri, daya tahan baterai kompetitif, ftur produk unik seperti 64-bit dan penggunaan LTE secara agresif,” jelas Harry K Nugraha. “Intel kini tersedia di pasar dengan tablet-tablet dari OEM terkemuka dan memiliki “pipeline tablet” dan smartphone yang kaya serta ditawarkan pada harga yang akan memungkinkan produk untuk bersaing di segmen value dan entry,” tambahnya.

WeChat Luncurkan Stiker Animasi ala Kantor

Mengekspresikan perasaan selama bekerja di kantor melalui social messenger rasanya kurang lengkap tanpa adanya dukungan stiker animasi. Melalui stiker animasi ini, kamu bisa mengekspresikan apa yang kamu rasakan saat bekerja dengan rutinitas pekerjaan dan tugas-tugas kantor yang padat. Kita pasti pernah berada dalam posisi bosan, bingung, malas, panik dikejar deadline, atau penuh semangat saat sedang mengerjakan rutinitas di kantor.

Atau bahkan bagaimana teguran dari atasan, membuat kamu merasa tertekan atau sebaliknya termotivasi untuk menjadi lebih baik. Kesemua hak tersebut, kini bisa kamu ekspresikan langsung melalui stiker animasi dari WeChat.

Setidaknya ada 16 stiker animasi untuk mengungkapkan perasaan ketika sedang bekerja yang di dalamnya telah dilengkapi dengan kata-kata seperti “Gimana ya”, “Astaga”, “Ngga Ada Ide” “Nyantai Dulu Ah” dan lain-lain. Stiker animasi yang menyajikan segala hal tentang “Kamu, Pekerjaan dan Kantor” ini sudah bisa di-download secara gratis di sticker Gallary untuk pengguna iOS dan Android.

Cara Cerdas Digitalisasi Foto Lawas

Teknorus.com – Coba Anda buka album foto lawas. Berapa banyak foto yang sudah mulai kabur, berjamur, atau bahkan sudah rusak. Sayang banget. Tapi begitulah nasib foto-foto usang. Apalagi tak disimpans cara apik dan benar. Jangan-jangan foto pernikahan Anda pun sudah mulai koyak. Cepat, lakukan digitalisasi foto. Apa itu digitalisasi foto? Gampang saja dipahami.

Baca juga : Gambar Keren

Yaitu proses membuat foto cetak, negatif atau slide jadul jadi format digital alias JPEG. Caranya tentu aja tak pakai scanner atau pemindai yang mahal. Sebagai gantinya, perangkat kotak keluaran Apotop bernama Photo-Photo ini. Blackbox ini dirancang sebagai studio supermini untuk mereproduksi foto. Biasanya langkah paling gampang adalah memotret langsung dengan smartphone.

Namun hasilnya pasti tak memuaskan. Ini karena, Anda tak bisa mengatur cahaya sehingga foto digital yang diperoleh kadang over, kadang malah blur dan sebagainya. Kotak Photo-Photo dilengkapi dengan lampu LED yang intensitasnya dibuat stabil. Tugas LED yang akan nyala dengan empat baterai ini memberi cahaya yang cukup sehingga diperoleh foto digital yang lebih sempurna.

Sayang kotak ini baru tersedia untuk iPhone (khususnya versi 4, 4S dan 5). Ini karena dudukan smartphone dan aplikasi yang tersedia hanya untuk tiga seri tersebut. Di mana lubang kamera menyesuaikan dengan template iPhone ini. Android dan WindowsPhone belum. Hasil uji kami, jika dipaksakan untuk ponsel Android hasilnya tak optimal.

Langkah Repro Foto

Materi Foto Repro = Apa saja yang bisa direpro? = Foto cetak / foto pass (3×5, 4×6, 5×7) = Foto negatif (35mm) = Foto slide = Kartu pos (4X6 atau 5×7) = Kartu nama

Aplikasi Photo-Photo Aplikasi yang tersedia di App Store ini menawarkan setingan sesuai dengan materi foto. Misalnya untuk foto berukuran 3X5, 4X6, atau 5×7. Setelah Anda pilih software akan bekerja menyesuaikan foto. Aplikasi Photo-Photo juga menyediakan penyimpanan, editing, atau pengiriman lewat email.

STEP 1 Letakkan iPhone 4/4S/5 di dudukan, tepatkan posisi kamera di lubang. STEP 2 Sisipkan foto di tempatnya. Foto slide atau negative (foto 2A) atau foto cetak (foto 2B). STEP 3 Tekan tombol power, boleh juga aktifkan aplikasi Photo-Photo, atau langsung bidik. Lalu save.