Tes Penting

Skrining untuk mendeteksi bakteri group B streptococcus sering dilakukan antara minggu ke-35 dan 37. Jenis bakteri ini bisa dimiliki oleh sekitar 30% perempuan sehat, namun bisa berakibat fatal apabila ditularkan pada bayi baru lahir. Para mamil yang terbukti positif dalam tes ini perlu mendapatkan antibiotik selama proses persalinan agar bayi tidak terinfeksi bakteri tersebut.

Baca juga : ausbildung jerman

Benarkah Makan Plasenta Bermanfaat?

Riset terakhir yang dilakukan oleh tim peneliti dari Northwestern University, Chicago dan dimuat di jurnal Archives of Women’s Mental Health ternyata tidak berhasil menemukannya. “Spesies lain mungkin memakan plasentanya, tapi bukan berarti manusia harus mengikutinya,” kata Dr. Jill Rabin dari Women’s Health Programs, North Shore-LIJ Health System, New York. Sementara menurut ketua penelitian dan Psikolog Cynthia Coyle, praktik yang dikenal dengan nama placentophagy ini mungkin saja memiliki risiko yang belum diketahui terhadap Mama maupun bayinya. “Kebanyakan zat di dalam plasenta yang dianggap bermanfaat itu akan hancur saat masuk pencernaan. Selain itu, terdapat juga risiko infeksi mengingat plasenta dapat terkontaminasi bakteri dalam vagina,” imbuh Dr. James Ducey, ahli dari Staten Island University Hospital, New York City.

Nyanyian Yang Menyenangkan

Umumnya, para mama akan mengajak bayinya bicara ketika sedang rewel atau tidak nyaman, agar bayi bisa lebih tenang. Ternyata, menurut studi yang dimuat di jurnal Infancy, ada cara lebih efektif, yaitu menyanyi! Ya, menyanyi ternyata bisa membuat bayi tenang dua kali lebih lama dibanding jika Mama berbicara dengannya. Menurut peneliti, hal ini dikarenakan irama lagu yang ternyata lebih menarik bagi bayi dibandingkan hanya mendengarkan kata-kata. “Menurut temuan kami, bayi ternyata dapat terhanyut irama musik, meski tidak bisa seperti orang dewasa yang menikmati lagu hingga mengetuk-ngetuk jari atau mengangguk-anggukkan kepala,” kata salah satu peneliti, Prof. Isabelle Peretz, dari Center for Research on Brain, Music and Language, University of Montreal, Kanada. Tambahan lagi, menyanyi juga dapat sekaligus meredakan stres orangtua saat menghadapi bayi yang rewel. Jadi, manfaatnya dirasakan dua belah pihak, kan?

Sumber : https://ausbildung.co.id/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *