Alih Fungsi Ruang Bawah Tangga yang Dilengkapi Genset Bali

Kamar mandi menghadap ruang makan tentu akan mengganggu selera. Perubahan fungsi ruang pun dilakukan sekaligus menjadi solusi permasalahan keterbatasan lahan. Pindah dari rumah yang besar ke rumah yang mungil merupakan keputusan Widy Automo dan Merry Christina karena tidak ingin waktunya tersita untuk membersihkan rumah. Maka, rumah mungil dua lantai yang dibeli pada tahun 2011 ini direnovasi dahulu sebelum ditempati pada akhir tahun 2013.

Baca juga : Jual Genset Bali

Perlu perhitungan matang agar lahan yang terbatas ini bisa maksimal pemanfaatannya. Bersama buah hati mereka, Denzel (5), Medeline (3), dan Janice (2 bulan), kini pasangan muda ini merasakan kenyamanan di dalamnya. “Ketika renovasi saya sedang hamil anak ketiga sehingga tidak mengetahui rencana dan konsep interiornya. Tentu saja saya terkejut melihat hasilnya jadi semenarik ini,” ungkap Merry menyiratkan kepuasannya. Ruang di bawah tangga yang difungsikan untuk kamar mandi menjadi kosentrasi perubahan.

Sesuai konsep yang diajukan oleh Ina House Design and Built, posisi kamar mandi di bawah tangga ini kurang tepat karena posisinya menghadap dapur dan ruang tamu. Maka, kamar mandi tersebut pun dipindah ke bagian belakang. Kini, ruang di bawah tangga itu difungsikan untuk ruang penyimpanan. Renovasi lainnya adalah mengganti keramik ukuran 40cm x 40cm dengan homogeneous tile ukuran 60cm x 60cm agar ruang terasa lebih lapang dan mewah.

Dapur di Tengah Ruang

Ruang terbatas juga diolah dengan cermat interiornya. Selain fungsi ruang terpenuhi, penataannya pun tidak membosankan. Itulah sebabnya dapur yang menyatu dengan meja makan diletakkan di tengah ruang di lantai satu, seolah-olah siap menghangatkan suasana di rumah ini. “Banyak yang bilang, dapur ini seperti di restoran jepang yang siap menyajikan shabu-shabu,” kata Merry sambil tertawa. Menurut Merry, keberadaan dapur di tengah ruang ini juga membuat rumah mungil ini tidak terasa monoton karena ada alur berbelok, tidak terkesan lurus-lurus saja.

Furnitur Built-in

Sebagai Solusi Awalnya Merry khawatir tidak bisa menjaga kerapian rumah. Namun, masalah ini teratasi berkat furnitur built-in yang menampung banyak barang dan fungsinya menyatu sebagai area pajang. Pada area dapur contohnya, semua perlengkapan dapur tersimpan rapi di dalam lemari dan sebagian sengaja diletakkan di luar karena memudahkan ketika dipakai.

Demikian juga ruang di bawah tangga dimaksimalkan sebagai tempat penyimpanan yang menyatu dengan rak TV di ruang duduk. Sedangkan di kamar tidur yang ditempati oleh Denzel dan Medeline, rak setinggi plafon mengakomodasi kebutuhan penyimpanan barangbarang, yaitu pakaian, tas, mainan, dan buku. Terbukti sudah, dengan tata ruang yang cermat, sebuah rumah yang mungil terlihat lapang dan menawan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *